Sebuah Perjuangan
Thursday, April 27th, 2006Maka bergeraklah aku ke arah utara menuju ilmu yang tertanam disana
Pada hari dimana keteguhan di uji coba…
Mereka berkata padamu, Ya Salman, mengapa engkau melakukan ini, tidakkah engkau takut ???
Maka ku jawab, Wahai teman yang kucintai, semua orang kelak akan mati, tetapi tidak semua orang benar2 hidup. Aku tidak akan takut.
Maka kuceritakan sebuah pengalaman seorang anak manusia yang menyusuri sungai kehidupan yang tidak pernah ia ketahui akan membawanya kemana, yang ia tahu bahwasanya ia harus terus mendayung…
22 April 2006
Hmmm, hari ini hari yang kunanti. Aku akan menjadi seorang anggota menwa ui, ah rasanya desir darah yang membara menyelimuti diri ini. Tidak sabar rasanya diri ini di tempa menjadi seorang yang lebih baik lagi. Ah indahnya mahligai ilmu. Tadi sore aku datang jam 17.30 ke menwa, ternyata sudah mulai materi. Aku langsung bergegas saja. Wah formal banget dah ini acara, kita2 para murid udah seperti di sidang saja, duduk harus tegap, posisi harus sempurna, pakaian sempurna, semua sepanjang materi. Hmmm kalo dibandingin sama kuliah, jauh amet, kalo kuliah pakai sendal jepit juga ga apa2, hehehe. Kuliahnya sih materi2 sejarah gitu, ya lumayan lah buat ilmu, kata sesepuh "Orang yang sukses adalah orang yang mengenal sejarah, karena dia bisa mempelajari kesalahan2 orang2 terdahulu"
Jam 22:00 = Kita di bariskan di lapangan, lalu di ajari berbagai gerakan dasar militer, seperti tengkurap, rolling, dll. TEEEnnnggg TEeeeennggg, waduh tanda sirene perang bergelora, KITA HARUS BERGEGAS KE POSISI, Cepat cepat tengkurap di tanah, hati2 kalo ada musuh, bunyikan tembakan kalian. Duerr, duerr duerr, hehehe senang juga. Kita latihan waspada terhadap serangan musuh, dan melatih refleks.
Jam 23:00 :kami di suruh tidur dalam keadaan kotor dan basah, tapi aku tak bisa tidur, terlalu bersemangat menanti hari esok, tapi akhirnya aku tidur juga
Jam 24:00 :di bangku duduk.
23 April 2006
Jam 02:00 : Aku bangun, udah segar siap menanti perintah baru, tapi kok pada belum bangun, ya ampun ternyata masih pagi, hehehe ya udah aku terjaga saja
Jam 03:00 : Wah, aku melihat gerakan musuh mengintai dan sedang menaruh petasan dekat markas kami, rupanya itu senior pengen bangunin kita pakai mercon, tapi aku udah keburu bangun. DUEERRRR !!! bunyi petasan. CEPAT CEPAT dalam hitungan 10 detik sudah berbaris dengan memakai tas, baju lengkap dan sepatu, kata senior. Untung aku udah bangun jadi udah siap2 hehehe. Wah kita push up lagi nih, satu telat semua kena, wah hari ini udah total 100an push up nih, berapa banyak lagi ya ?? hehehe senangnya push up.
Jam 4:00 Ya, kita siap2 sholat, n sholat ( dalam kondisi siaga perang )
Jam 6:00 Saatnya lari keliling UI, SIAP LAKSANAKAN !! Baru juga mulai eh salah satu anggota pasukan pingsan, belum juga mulai lari cewe ini udah keburu pingsan, wah enyak babe bise berabe neh. Setelah dia diamankan mulailah kami lari keliling UI, ya lumayanlah turun berat badan, hohohoh
Jam 7:00 Saatnya makan pagi, " DALAM HITUNGAN 10 SUDAH HARUS HABIS " hmmm kayaknya bakal gini mulu neh makan sampai selesai pikirku (Dan benar adanya) Maka kami satu pasukan ditambah bumbu tanah dari tangan yang tidak sempat dan tak boleh di cuci menyantap lahap makanan kami, seperti orang kesurupan, alasannya logis, kata mereka " Kalo lagi perang lalu markas di serang, apa sempat kita makan lama2 dan cuci tangan " SIAP LAKSANAKAN kataku. Wah aku juara satu, dalam lomba makan cepat. Ayo salman bantu teman yang belum, kata senior. Waduh , waduh lagi2 ini cewe masalenye, ya udah dah. Hiks hiks rencana kurus gagal berantakan dah jadinye.
Jam 8:00 Kami menerima materi lagi, dari mountainering, memasang tenda, navigasi darat, latihan baris militer, semuanya di selingi beberapa puluh hukuman push up, rolling, lari sana, lari sini.
Jam 15:00 Kami berangkat menuju salemba dengan mengunakan bis kuning lengkap dengan peralatan kami seberat 10an kg
Jam 17:00 Kami tiba di salemba, hujan rintik2 mengawal perjalanan kami menuju ilmu yang indah itu.
Jam 21:00 Kami di suruh tidur
Entah jam berapa di tengah malam mungkin jam 24:00 kami dibangunkan mendadak
24 April 2006
BANGUN KAMU!!! JANGAN MAIN WATAK YA!!! BANGUN!!!! Aku di bangunkan pertama kali, aku di beri misi untuk menyampaikan informasi ke garis depan, dan merahasiakan dengan mengunakan sandi, aku tidak boleh lengah. SIAP LAKSANAKAN
Maka bergeraklah diri ini di tengah rumah sakit RSCM untuk melaksanakan tugas dari POS ke POS.
Aku sempat tersasar 3 kali, alhamdulillah Allah menunjukan shirotol mustaqim padaku, hehehe. Dari beberapa POS ada dua pos yang paling berkesan
POS KOLAM SUSU
Prajurit !!! Kamu ke ruang atas dan laksanakan perintah di atas, saya beri kamu waktu 2 menit, MULAI !!!
Maka bergeraklah aku dengan cepat ke atas, TIBA-TIBA Duesssss……………. Bau amis menjalar ke hidungku, hmmm Bau bangkai, bangkai manusia, aku melihat di hadapanku beberapa keranda berisi manusia mati. Lalu aku melihat lilin, ku dekati lilin itu, lalu ku lihat isi perintahnya "AMBIL PERINTAH DI KERANDA INI" Aku sudah siap akan konsekuensi yang ku hadapi, mayat busukkah, atau tangan buntung kah aku sudah siap,
Sedikit demi sedikit aku buka alas penutup mayat itu….
sedikit…
…
TERNYATA…..
…
hmmmm tidak ada apa2,
Yah kekecewaan merayap dalam tubuhku seiring diri tidak melihat mayat yang kubayangkan. Lalu bergegas aku ke bawah menyelesaikan misi
Lalu berikutnya POS " Hmmm lupa namanya "
HAi apa kabar, ayo duduk, ayo duduk, sante aja, kalo sama kite2 ayo duduk, kata senior di pos itu.
WAH Kagak nyangka ada yang bakal baik gini, wah asik neh, maka aku istirahatkan diri.
Ayo ayo lagi lapar ya, ayo cicipi cracker ini katanya,
Wuiisss lumayan, langsung dah gua embat, wuisss enak.
Haus ga ini ada kopi hangat,
Wah kebetulan tuh, Glek glek tanpa pikir panjang, tiba2 sreeeesssss kayaknya ada yang lupa resep kopi manis dah, kok jadi kopi asin begini,….. Wuuesssss asiiinnn
Lalu berkatalah ia kata2 seorang bijak yang takkan ku lupakan " KELAK DALAM HIDUPMU ATAU DALAM PERANG, ENGKAU AKAN MENEMUKAN BANYAK TEMAN, TAPI ENGKAU HARUS TERUS SIAGA, BAHWA ADA DALAM JIWA2 MANUSIA MEREKA YANG AKAN BERKHIANAT PADAMU, MAKA BERHATI2LAH.
Wah guru terimakasih atas nasihatmu !!!!! Aku akan terus terbayang kopi asinmu itu…
Di POS TERAKHIR Aku ditanyai tentang niatku mengikuti ini maka kukatakan. " Untuk mencari ilmu, untuk persiapan perang, dan yang terpenting untuk Islam…
Sekitar Jam 2:00 Semua pos sudah di telusuri.
Jam 2.30 = Kami pasukan infanteri Siap kembali ke depok, tetapi katanya Bis kuning lagi mogok. Hmmm tampaknya ini akan melelahkan…..
YA BETUL, dengan beban seberat 10 KG, berupa tas dan senapan, kami akan menyusuri jalan sepanjang 35 Km menuju UI…
Ini menjadi ujian bagi keteguhan hati, akan seberapa kuat diri ini menghadapi rintangan ini, apalagi kakiku sudah lecet semua sebelum perjalanan di mulai.
Tiap langkah yang ku injakan terasa menyakitkan, tapi ku teringatkan kata2 sesepuh "No Pain, No Gain" " Bahwa Sakit Itu hanya Sementara, tetapi ilmu itu akan abadi " Maka ku langkahkan kakiku diiring lagu2 semangat ala militer.
Masih ingat cewek di pasukanku itu?,Tepatnya 3 kali anggota pasukan cewe itu pingsan, ia harus kami gotong, dan kami bawa peralatannya, cukup menguras tenaga yang sudah terkuras… Setelah 7 jam berjalan dengan hanya 2 kali stop untuk sholat dan makan, akhirnya kami sampai di tujuan,
Tak ku sangka aku kan begitu bahagia melihat depok kembali, hehhe, sudah seperti kembali ke kampung halaman setelah mengempur musuh.
Pukul 10:00 : Saatnya pengambilan badge, saatnya telah tiba, hore, saatnya telah tiba, hore !!!! Tapi tidak semudah itu ….
Kami harus berguling di lumpur yang basah, merayap dan merayap, berguling dan berguling, berlari dan berlari, kesana kemari, hingga saatnya kami mengambil badge itu. Lalu berkatalah guruku " Kalo dalam medan perang, kalo tangan copot anda masih bisa hidup, tetapi kalo kepala sudah copot maka tidak ada lagi hidup bagi anda. Maka Ambil badge yang tertanam di tanah ini dengan mulut, gigi dan lidah !!!!
SIAP LAKSANAKAN !!! Maka dengan sigap ku gali tanah itu, dengan mulutku, mili demi mili, centi demi centi, ku gigit dan kubuang tanah itu, hingga akhirnya ku berhasil mengambil badge itu.
ALHAMDULILLAH AKU BERHASIL !!!
Maka resmilah diri ini menjadi anggota resimen mahasiswa UI,
Dan ketika ku melihat awan biru, ku melihat diriku yang baru… Pada hari2 yang akan menjelang…..