Archive for July, 2006

Cerita Cinta

Monday, July 31st, 2006

Cerita yang menarik nih :

Mungkin hari ini aku telah merasakan lelah dengan segala perilaku suamiku yang kurang memperhatikan aku. Kami sudah menikah hampir 3 tahun lamanya, namun belum juga mempunyai buah hati yang bisa menghibur di kehidupan kami.

Selain itu masih banyak lagi yang ia tidak lakukan seperti saat-saat kami masih dalam masa perkenalan.

Suamiku seorang pelayar, dan saya sangat mencintai dan menyayanginya dengan sifat asli dan alamiah yang ia punya. Ia selalu mengerti dan sangat mengenal aku, lebih dari apa yang aku yang mengenal diriku sendiri.

Saya seorang wanita yang sensitif dan sangat berperasaan. Saya selalu merasakan hangat romantisnya perilaku suamiku, yang kini semakin aku rindukan. Hari demi hari perasaan itu tidak aku dapatkan lagi. Suamiku menjadi sangat mengesalkan.

Suamiku sangat jauh dari apa yang saya perkiraankan selama ini.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan tiga tahun masa pernikahannku, aku akui bahwa aku ditakuti oleh perasaan cemburu kepada orang lain.

Suamiku sekarang jauh berbeda dari yang saya harapkan ketika ia berada di sampingku.

Rasa sensitifnya berkurang sekali.

Dan kemampuannya dahulu dalam menciptakan suasana romantisnya kini hilang, serta memuntahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan
keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan
perceraian.

"Mengapa ?", tanya suami saya dengan terkejut.

"Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta
yang saya inginkan," jawab saya.

Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di
depan komputernya, tampak seolah-olah sedang
mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan saya
semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak
dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa
saya harapkan darinya ?

Dan akhirnya suami saya bertanya," Apa yang dapat saya
lakukan untuk merubah pikiran kamu ?"

Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab
dengan pelan, "Saya punya pertanyaan, jika kau dapat
menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan
merubah pikiran saya:

Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang
ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu
memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan
memetik bunga itu untuk saya ?"

Dia termenung dan akhirnya berkata,"Saya akan
memberikan jawabannya besok."

Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya.
Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya
menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya
dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan…

"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu,
tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya."

Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya.
Saya melanjutkan untuk membacanya.

"Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baik kamu’
datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan
tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal."

"Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir
kamu akan menjadi aneh’.

Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur
kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk
menceritakan hal-hal lucu yang saya alami."

"Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu
dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan
mata kamu.

Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua
nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku
kamu dan mencabuti uban kamu."

"Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing
kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan
pasir yang indah.

Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah
seperti cantiknya wajah kamu."

"Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah
yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati.
Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu
mengalir menangisi kematian saya."

"Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa
mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. Untuk
itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan
saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya
tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki,
dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu.

"

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat
tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha
untuk terus membacanya.

"Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca
jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini,
dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah
ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang
sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu."

"Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang,
biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang
saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu.
Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia."

Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya
berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil
tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya.

Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah
mencintai saya lebih dari dia mencintai saya.

Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur
hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat
memberikan

cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah
hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud
cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.
Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga".

Kesan & Pesan

Cinta itu memang fenomena yang cukup unik ya, saat ini terlalu banyak orang mendefinisikan bahwa cinta itu harus memiliki, untuk kemudian mereka merasakan kesakitan ketika yang dicintai pergi atau meninggalkannya. Padahal jika kita ingin kembali menelusuri makna cinta sejati, yang menurutku "memberikan kebahagiaan" maka kita akan selalu bahagia.

Karena yang terpenting adalah yang kita cintai itu telah kita berikan kebahagiaan. Akan kenyataan bahwa hal itu berbalas atau tidak, bukanlah suatu yang harus di pusingkan. Kalo memang udah takdir Allah, maka gunung dan lautan pun tidak akan bisa memisahkan…. Dan kalo memang tidak ditakdirkan Allah, maka bumi dan langit pun tidak bisa menyatukan…

Kesetiaan(1)

Friday, July 28th, 2006

Apakah arti sebuah teman bagimu ….
Apakah arti sebuah sahabat bagimu ….

Akan aku ceritakan petualanganku, di saat aku berumur 20 tahun. Cerita tentang seorang teman. Seorang yang seharusnya bisa dipercaya.

Kisah ini terjadi pada kurun waktu yang relatif dekat dengan cerita "kejujuran". Kisah ini membuatku semakin mengerti akan arti sebuah hadis yang kira2 begini bunyinya: "Dunia itu ibarat sebuah bangkai, dan manusia-manusia itu ibarat anjing-anjing yang berusaha merebut bangkai bangkai itu."

Baiklah aku akan mulai cerita, ingat cerita-cerita yang aku sampaikan ini tidak bermaksud menghilangkan rasa hormat sesama manusia dan sarana ghibah. Karena itu aku tidak akan menyebutkan nama orang tersebut. Aku hanya ingin menyampaikan ilmu dari sudut pandangku…

Aku berkenalan dengan temanku ini kira2 6 bulan yang lalu.  Waktu itu hari cerah dan burung-burung bernyanyi gembira, ada semut berjalan di atas tanah, anak-anak bergigi ompong sedang mengunyah permen karet dan … ( Ooops sori salah settingan )

Hari itu, 6 bulan yang lalu, bukanlah termasuk hari-hari baikku, komputer di warnet pada rusak berat. Ada sekitar 3 buah komputer mati total, beribu darah dan berjuta tetes keringat (bohong) telah dikorbankan untuk membangkitkan komputer-komputerku dari kematian mereka. "Hiks…. hiks raphael, elijah, john jangan tinggalkan aku !!!!" begitu sahutku (bohong) kepada komputer-komputer yang telah setia menemaniku selama 1,5 tahun ini.

Ah aku pun memutar-mutarkan kepalaku ke kiri dan ke kanan ke atas dan ke bawah untuk mencari ide, untuk menunda kematian komputerku itu. "AHAH !!!" pikirku. "Aku punya ide LUARRR BIASA"
"AKU TAHU …. AKU TAHU … DUNIA AKAN BERDECAK KAGUM  ATAS IDEKU INI"

"Kita bawa saja ke toko servis komputer"
tiba-tiba ada burung muntah di atas kepalaku(bohong)

Maka keluarlah aku menuju daratan indonesia mencari toko servis yang masih bertahan…. dan aku menemukannya.

Disitulah aku bertemu dengan temanku ini.
{ Adegan 1 :
Salman :Mas… mas ini temanku ada yang sakit, ada tiga biji, bisa ditolong ga???
Teman  :"Maaf mas ini bukan rumah sakit, ini toko servis"
Salman : Tadi rumah sakit udah nyuruh saya kesini, katanya kalo komputer di rawatnya di tukang servis. Mas ini gimana sih !!! Ga profesional !!! Serius dikit napa !!!
Teman : ?!??!?!!@#@@?
}
"Adegan ini hanya penghibur belaka tidak ada sedikit pun kejujuran padanya"

Jadi begitulah pertama kali aku bertemu dengannya, dialah yang membetulkan komputerku. Hari-hari perkenalan yang menyenangkan, karena dia adalah tipe orang yang bisa membawa percakapan menuju level yang lebih tinggi dan menyenangkan. Servis komputer yang diberikan kepada pelanggannya amat memuaskan, harganya murah, cepat, terjamin dah pokonya, dan aku adalah salah satu pelanggan setianya.

Ya mau gimana lagi, komputer2ku memang sudah pada layak dikebumikan sih

(to be continued)

5 tips mudah menjadi bahagia….

Monday, July 24th, 2006

Ingatlah 5 cara mudah untuk menjadi bahagia

1. Bebaskan hatimu dari kebencian
2. Bebaskan hatimu dari kecemasan

3. Hiduplah sederhana

4. Beri lebih banyak

5. Berharap lebih sedikit

Tidak ada manusia yang bisa kembali dan membuat awal yang baru
Tetapi kamu bisa mulai dari sekarang dan membuat akhir yang baru
Allah tidak menjanjikan hari tanpa rasa sakit, tertawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan
tapi IA menjanjikan kekuatan untuk hari itu, kenyamanan bagi air mata, dan cahaya untuk jalan

Kekecewaan bagaikan jalan berlubang
Mereka memperlambat dirimu tetapi kamu akan menikmati jalan yang mulus setelahnya

Jangan bertahan di lubang itu terlalu lama
Bergeraklah ! Ketika kamu lemas karena kamu tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan
Duduklah dengan tenang dan berbahagialah, karena Allah sedang berpikir sesuatu hal yang lebih baik untuk diberikan kepadamu

Ketika sesuatu terjadi padamu, baik ataupun buruk, pikirkanlah arti di balik itu semua

Ada tujuan dari kejadian dalam hidupmu, untuk mengajarkanmu tertawa lebih banyak dan menangis lebih pelan

Kamu tidak bisa membuat seseorang mencintaimu, kamu hanya bisa menjadi seseorang yang bisa dicintai, selebihnya tergantung orang itu untuk mengetahui apa nilaimu

Di kehidupan ini sangat jarang terdapat kesempatan  dimana kamu dapat menemui orang yang kamu cintai dan mencintaimu sebaliknya.

Jadi, ketika kamu telah memilikinya, janganlah kamu lepaskan, kesempatan itu mungkin tidak akan datang lagi padamu.

Kita menghabiskan terlalu banyak waktu mencari orang yang tepat untuk dicintai atau mencari kesalahan orang yang kita cintai, padahal seharusnya kita menyempurnakan rasa cinta yang kita berikan.

Ketika engkau benar-benar peduli dengan seseorang
Kamu tidak mencari kesalahan
Kamu tidak mencari kekurangan
Kamu tidak mencari jawaban

Sebaliknya
Kamu maafkan kesalahan itu
Kamu menerima kekekuranganitu
dan kamu mempertimbangkan penjelasannya

From my heart I hope all of you will see happiness when you look into the mirror.
Dari hatiku aku berharap kalian semua melihat kebahagian ketika engkau bercermin.

5 tips mudah menjadi bahagia….

Monday, July 24th, 2006

Ingatlah 5 cara mudah untuk menjadi bahagia

1. Bebaskan hatimu dari kebencian
2. Bebaskan hatimu dari kecemasan

3. Hiduplah sederhana

4. Beri lebih banyak

5. Berharap lebih sedikit

Tidak ada manusia yang bisa kembali dan membuat awal yang baru
Tetapi kamu bisa mulai dari sekarang dan membuat akhir yang baru
Allah tidak menjanjikan hari tanpa rasa sakit, tertawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan
tapi IA menjanjikan kekuatan untuk hari itu, kenyamanan bagi air mata, dan cahaya untuk jalan

Kekecewaan bagaikan jalan berlubang
Mereka memperlambat dirimu tetapi kamu akan menikmati jalan yang mulus setelahnya

Jangan bertahan di lubang itu terlalu lama
Bergeraklah ! Ketika kamu lemas karena kamu tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan
Duduklah dengan tenang dan berbahagialah, karena Allah sedang berpikir sesuatu hal yang lebih baik untuk diberikan kepadamu

Ketika sesuatu terjadi padamu, baik ataupun buruk, pikirkanlah arti di balik itu semua

Ada tujuan dari kejadian dalam hidupmu, untuk mengajarkanmu tertawa lebih banyak dan menangis lebih pelan

Kamu tidak bisa membuat seseorang mencintaimu, kamu hanya bisa menjadi seseorang yang bisa dicintai, selebihnya tergantung orang itu untuk mengetahui apa nilaimu

Di kehidupan ini sangat jarang terdapat kesempatan  dimana kamu dapat menemui orang yang kamu cintai dan mencintaimu sebaliknya.

Jadi, ketika kamu telah memilikinya, janganlah kamu lepaskan, kesempatan itu mungkin tidak akan datang lagi padamu.

Kita menghabiskan terlalu banyak waktu mencari orang yang tepat untuk dicintai atau mencari kesalahan orang yang kita cintai, padahal seharusnya kita menyempurnakan rasa cinta yang kita berikan.

Ketika engkau benar-benar peduli dengan seseorang
Kamu tidak mencari kesalahan
Kamu tidak mencari kekurangan
Kamu tidak mencari jawaban

Sebaliknya
Kamu maafkan kesalahan itu
Kamu menerima kekekuranganitu
dan kamu mempertimbangkan penjelasannya

From my heart I hope all of you will see happiness when you look into the mirror.
Dari hatiku aku berharap kalian semua melihat kebahagian ketika engkau bercermin.

Rise Of War (2)

Thursday, July 20th, 2006

Ku mendengar di berita Kompas pagi ini, akan kemungkinan eskalasi perang. Israel sedang mempertimbangkan kemungkinan mengempur Iran dan Suria karena merasa kedua negara tersebut membantu lebanon dalam penyerangannya ke Israel…

Perang yang besar kini sedang terbayang dalam kepalaku….

Israel akan sulit menang melawan 3 negara, jika dia tidak dibantu dengan kekuatan lain. Amerika akan masuk dalam kancah perang ini…

Perang dalam eskalasi besar ini menurut saya merupakan sebuah pedang bermata dua yang bisa berbalik melawan Amerika. Saat ini pemerintahan Arab dengan fondasi Sunni sedang menurun popularitasnya karena kepengecutan mereka menyuarakan kebenaran…

Bisa terjadi akan terjadi perluasan pengaruh Syiah atau mungkin usaha2 perebutan kekuasaan oleh mereka yang tidak tahan dengan kehancuran yang dialami saudara mereka. Yang lebih besar lagi adalah kemungkinan bergabungnya dua buah kekuatan yang selama ini berselisih yaitu Sunni dan Syiah.

Kenapa bisa demikian ??

Perpecahan terjadi karena adanya perbedaan yang cukup menjurang, tetapi persatuan tercipta karena adanya rasa persamaan, senasib, sepenangungan. Diserang oleh sesuatu di luar, membuat manusia bangkit dan mengesampingkan perbedaan yang ada…

Indonesia ???

Aku mendengar bahwa presiden Susilo mengutarakan niatnya mengirimkan pasukan perdamaian ke Timur tengah sebanyak 1 batalyon.

Ko bisa ya, kan bangsa kita bawahannya Amerika yang terkenal patuh pada majikannya ????

Masalahnya adalah bangsa kita mayoritas muslim, bapak presiden merasa harus menyuarakan atau setidaknya menenangkan hati mereka yang bersuara terhadap agresi militer israel ini…
Kalo tidak itu akan membuat gerakan keislaman semakin menyuarakan suaranya dan bisa berkembang tidak terkendali. Ya setidaknya ini salah satu cara untuk "menenangkan" hati mereka… begitu mungkin.

Jika tidak ada usaha pencegahan secara nyata, kemungkinan ini akan perkembang menjadi world war 3, dengan Iran, Lebanon, Suria, Rusia, Cina, Korea Utara, Somalia di satu pihak dan Amerika, Israel, Inggris, Jerman, Perancis, Taiwan, Korea Selatan, Ethiopia di pihak lain.

Ini juga bisa memunculkan aksi usaha pengulingan kekuasaan di wilayah2 Arab juga, dan bisa membuat mereka turut serta dalam perang ini

Untuk selanjutnya kita tinggal menunggu dan duduk dengna manis menyaksikan suatu perubahan besar terhadap dunia di depan mata kita…

Ya intinya siap2 dengar berita dari radio, pakai cahaya lilin, ambil air dari sungai, tidur di reruntuhan… Ya begitulah…

Bersabar ya kalo itu semua terjadi… Dan jangan menyalahkan tuhan…

Konspirasi dan Intel (1)

Tuesday, July 18th, 2006

Assalamualaikum wr. wb.

Setiap manusia pada akhirnya akan meninggalkan dunia ini, sebelum hal itu terjadi padaku aku ingin meninggalkan sedikit goresan pada dunia untuk diraba oleh manusia-manusia setelahku

Aku akan berbagi ilmu yang kudapatkan berdasarkan fakta-fakta sejarah di dunia yang telah kucari di internet, apa yang telah membuka mata dan membebaskan telingaku akan dunia yang kita hadapi, setiap ada judul Konspirasi dan intel, maka akan terdapat kasus-kasus yang akan kubahas dengan fakta yang ada dan beberapa pendapatku…

Ada sebuah pepatah kira-kira begini bunyinya

” Jangan terlalu membenci musuhmu, dan jangan terlalu mencintai kawanmu karena bisa jadi kawan terbaikmu menjadi musuh terbesarmu, dan bisa jadi musuh terbesarmu menjadi kawan terbaikmu ”

Dunia ini bukanlah surga. Kita sebagai manusia tidak boleh terlena dengan menganggap semua orang itu baik, dan tidak boleh terlalu picik dengan berpikir bahwa semua orang itu buruk.

Disini tugas kita mencari keseimbangan antar keduanya, kunci keseimbangan itu adalah ilmu. Dengan Ilmu itu kita bisa menemukan kebenaran itu. Tapi ingatlah satu hal, bahwa kebenaran yang kita pikirkan hanyalah kebenaran relatif. Karena bisa saja sesuatu saat kita menemukan ilmu yang meruntuhkan kebenaran kita itu.

Kebenaran sejati hanyalah Kebenaran sang Illahi…

Satu hal lagi yang mau kusampaikan, janganlah kamu menerima mentah-mentah apa yang kukatakan, karena itulah kenaifan.
Anggap aku sebagai manusia biasa, bisa salah bisa benar. Tentang motivasiku itu terserah pada penilaianmu, aku bisa buruk bisa saja baik, itu semua adalah relatif.

Jadi anggap saja ini sebagai salah satu kajian akan dunia indah yang Allah ujikan kepada manusia yang mau belajar….

Rise Of War(1)

Sunday, July 16th, 2006

June 17th 2006, this is Salman Azis reporting live from Depok…

Devastation has gathered and joined human kind once more. The tide of war is rising in the heart of the Mideast. As Lebanon faces Israel. People may see this as just a mere war around two country.

But Is It ????

No, this war shalt escelate at a heavy cost for the race of human kind. The key here is Syria. When the war escelates to Syria, than Iran shalt join forces.

Nevertheless Israel will have to cry for help from their slaves the USA. Will this ever happen, Iran shalt become a major target for Israel and America.

And If this happens, well in comes China and Russia who are in need of Mass supply of oil from Iran.

This is not like Iraq war. Because Iraq was alone that time, China and Russia were not in business with them….

So men we are at the Brink of a new World War…. I dont know wheter this war shalt escelate to Indonesia, but I am a bit certain it will…

Prepare men, prepare !!!!

Ok thats all from Salman Azis Alsyafdi, your reporter, reporting Live from Depok….

Kejujuran (4)

Sunday, July 16th, 2006

"Ayo ngaku KAMU !!!!!" mungkin begitu kata si pelanggan kepada pegawaiku. Tapi lagi-lagi pegawai itu menolak dengan berbagai alasan dan dalih. Dia sampai merubah ceritanya berulang-ulang. Maka berkatalah pelanggan itu.

"Udah kamu ngaku aja, ntar saya kasi uang Rp 200.000 sebagai tanda terimakasih telah menemukan hp saya" ucap si pelanggan.

Tapi namanya maling, mana mau sih ngaku, apalagi karena ia juga bisa jadi ketakutan karena bisa aja di jebak terus digebukin rakyat.

Pelanggan itu pun kehabisan cara lagi, di tinggal mempunyai satu kartu truf.

POLISI…..

Eng ing eng …. dererererere ( suara gemuruh kaleng rombeng )

Maka di telponlah Polisi itu, dan datanglah mereka ke warnet…
Ini saat-saat menegangkan buat pegawaiku itu ( gimana ya perasaannya waktu itu)

Maka ditanyalah pegawaiku itu, dan dia juga masih ga mau ngaku.

Ya apa boleh buat, di bawalah pegawaiku itu ke polres depok. Entah punya kekuatan sihir, aji mumpung, santet apaan, polisi itu cukup 3 menit menginterogasi tuh anak, eh tuh bocah akhirnya ngaku juga…

"Check Mate" mungkin itu yang sedang dipikirkan si pelanggan. Dia berhasil memenangkan pertandingan hari ini…. HORE !!! ( Karena hidup memang hanya permainan belaka )

Maka diambillah HP itu ke rumahnya dan dikembalikan ke pelanggan…

Itulah saat aku datang dari rumah dan menemukan si dani sudah mengaku…

Kata yang pertama aku ucapkan adalah " Kecewa saya "

Entah mengapa manusia bisa begitu, sudah mendapatkan pekerjaan halal yang layak, dia masih mencari tambahan yang tidak halal.

Ketika saya menanyakan ke dia, dia berkata  "Maaf mas, saya khilaf"

Terserah mau dibilang jahat atau tidak, dalam hati aku berkata, "Munafik".

Tapi sebagai hubungan sesama manusia, walaupun dia seburuk apapun tidak berarti kita mempunyai hak untuk memperlakukan ketidakadilan dan keburukan pada dia, kalo kita melakukan itu, itu sama saja kita dengan dia… itu yang kupikirkan

Tapi dengan terpaksa aku juga harus "mengistirahatkan" dia dari pekerjaannya, dengan  sebuah  pesan kira-kira seperti ini " Kamu masih muda, di dunia ini kita manusia diberi pilihan 2 buah jalan, jalan benar yang lebih susah, jalan salah yang lebih mudah. Bersabarlah di jalan yang susah itu dan kamu akan mendapatkan hadiahmu di Akhirat. Kita di dunia cuma bentar. Kalo kamu masih mau di jalan yang salah itu, mungkin kamu bisa jadi lebih jago dalam hal keburukan, tapi yang kurasakan saat ini uang tidak menentukan kebahagiaan sejati, dan perbuatan buruk itu tidak menenteramkan"

Kejujuran(3)

Wednesday, July 12th, 2006

Sebelum aku melangkah lebih lanjut menceritakan rangkaian konspirasi yang menimpaku akhir2 ini, aku mau menceritakan pengalamanku mengenai sebuah kejujuran…

Kejadian ini berlangsung kira2 1,5 tahun yang lalu, ketika aku masih muda, kisahnya begini…

Aku ditawari oleh sepupuku untuk ikut program kepemudaan untuk berangkat ke luar negeri. Waktu itu aku lagi sibuk2nya karena baru buka warnet pertamaku di Asrama UI. Aku sebenarnya bingung juga dengan tawaran ini, karena aku kebetulan lagi UTS juga. Tapi hati kecilku berbisik  "You only live once, hidup itu indah, bertualanglah, hijrahlah di bumi Allah, dan engkau akan menemukan Indahnya karunia Allah"

Ya tak ada salahnya mencoba… Ya sudah aku ikuti saja tes penentuan itu. Kalo ga salah waktu itu ada sekitar 100 orang yang daftar, dan yang di pilih hanya 3 saja. "Wah 3,33 % kemungkinan , alhamdulillah kita punya peluang man" begitu kembali bisik hati kecilku(kenapa sih harus dibilang "hati kecil" padahal kan ga kecil2 amet huehehe) . Insya Allah bisa pikirku, orang dulu sebelum lahir aku sudah "beruntung" mengalahkan 6 milliar sperma lainnya, hueheheh…

Maka ikut teslah aku ini, tes pertama tes bahasa inggris, aku berhasil, tes kedua performance, alhamdulillah lagi, tes ketiga wawancara, dan akhirnya….

Dring…. Dring… Dring….

"Halo?" Aku jawab telpon itu.
"Mas Salmannya ada" tanya orang di seberang.
"Iya saya sendiri" saya balas.
"Selamat mas ya, kamu terpilih untuk jadi wakil Indonesia ke Australia" mbak di seberang mengucapkan
" Makasi " aku balas

Ya alhamdulillah, Allah menyuruhku ke Australia, maka aku berangkat ke Australia….

SEHARUSNYA…

Rupanya karena kecerobohanku aku tidak terlalu memikirkan administrasi, hingga akhir aku diberi tahu bahwa umurnya harus 20 tahun…
Waaahhh aku masih 18-19 kalo ga salah waktu itu…

Mereka berkata padaku "Palsuin aja, man. Orang ga ada yang tahu. Orang kamu ga ngerugiin orang lain. Ga apa2 lagi man…" begitu kata mereka

"Tapi manusia adalah manusia, tak perlu aku mendapatkan derajat yang tinggi di mata manusia, tapi rendah di mata Allah."

Lalu aku pun mengakui kalo aku masih belum cukup umur ke panitia…

Hmmm… Begitulah kisah nyataku…

Mungkin kesombongan telah menyerap dalam hatiku ketika ku menceritakan ini, untuk itu aku minta maaf padamu yang berbicara, aku masih manusia yang terus belajar, dan terkadang aku pun terjatuh, aku hanya ingin berbagi ilmu…

Apakah ini berarti aku adalah orang yang selalu jujur, Salah sekali, terlalu banyak kebohongan yang telah keluar dari kerongkongan. Bukan itu yang aku mau sampaikan, aku cuma mau bilang kalo jujur itu indah kalo kita mau melihat di jalan yang panjang, walaupun terkadang menyakitkan di jalan yang pendek.

Dan entah kenapa aku senang dengan apa yang kulakukan dulu itu.

Kejujuran(2)

Tuesday, July 11th, 2006

"Loh !!! Bukannya, anda yang menyuruh saya keluar karena sudah mau tutup. Ko bisa ada yang masuk lagi. Bukannya saya yang terakhir???" begitu kira2 kata pelanggan tersebut ke pegawaiku.
" Iya pak, tapi saya mengizinkan orang masuk lagi, supaya warnet rame" begitu balas pegawaiku..

Tapi diam2 pelanggan yang bapak2 ini orang yang pintar. Dia sudah menyiapkan strategi sebelumnya…

Sebelumnya dia sudah menyuruh orang suruhannya untuk melihat warnet pada pukul 2:00, dan suruhannya itu berkata kalo warnet tutup.

Lalu bapak itu kembali bertanya "Anda pada jam 4:00 kemana???"
"Saya keluar dari warnet pak, saya ke tempat teman saya" jawab pegawaiku itu.

Entah detektif atau bukan, Pelanggan itu hanya bertanya demikian untuk "menjebak" pegawai saya itu. Karena sebelumnya dengan orang suruhan dia, pada jam 4 jelas-jelas warnet di tutup dari dalam, dengan kunci dalam. Kalo dia keluar pasti mengunakan kunci luar kan???

(to be continued)