Archive for August, 2006

10 Hal yang ingin kulakukan sebelum meninggal

Friday, August 18th, 2006

10 hal yang ingin kulakukan sebelum meninggal. Dengan izin Allah kuharap akan terjadi ( Diurut kan berdasarkan prioritas

1. Berperang fisabilillah di medan pertempuran nyata melawan mereka yang berusaha menjatuhkan Islam ( Alhamudulillah sudah diizinkan oleh Ibu )
2. Memberangkatkan Ibu untuk Haji ke Tanah suci
3. Menikah dengan Istri Sholehah, lalu punya anak-anak baik minimal 8 anak
4. Mengajak Ibu untuk keliling2 dunia bersama, yaitu Paris, Chicago, Roma, Mekah-Madinah.   
5. Kuliah S2 agar Ayah tersenyum padaku
6. Membuat sebuah yayasan Islam yang memberikan pendidikan "kehidupan keras" dan bisnis secara gratis.
7. Membuat perusahaan IT yang bergerak di bidang consulting dan penyediaan IT.
8. Hapal Al-quran 30 juz
9. Menguasai Bahasa Arab lalu berangkat ke negeri Arab untuk cari ilmu…
10. Keliling Indonesia

Dan jikalau harus meninggal aku berdoa pada Allah agar aku mati di medan perang, dan aku berharap kematian itu cepat dan tidak merepotkan orang lain, dan semoga tidak ditawan atau disiksa sama musuh…. Amin

Kemenangan untuk Hez.bollah

Monday, August 14th, 2006

Kemenangan untuk Hez.bollah !!!

Diwajibkan bagimu untuk berperang, padahal itu adalah sesuatu yang kamu benci. Bisa jadi apa yang buruk menurutmu baik bagimu, dan baik menurutmu buruk bagimu…

Dan betapa banyak kaum yang sedikit mengalahkan kaum yang banyak dengan bantuan Allah…

One day I shalt step foot on Arabian soil, to join those willing to exchange their life in the name of Allah. It has come into my mind to live a life of no regrets, and to die a death of no regrets. I have a wish I have condemned in my soul, not to leave this world except by dieing in the name of Islam….

Living a long life has not come into my mind, long life is a burden for human kind if they have sinful living style.

Why is going to war good for you???

I think it is a way for Allah to raise your degree both in world and the hereafter. If we die we shalt be released our sins. And if we win, well glory in the world shalt be achieved.

I have come to think life is only a small road, which ends in 2 different paths. The path of eternity. It is Heaven and Hell.

Why do we sacrifice those eternal path for those small roads ??

Konspirasi Ekonomi

Friday, August 4th, 2006

John Perkins memulai dan menghentikan menulis "Confessions of an Economic HIt Man" selama 4 kali dalam kurun waktu 20 tahun. Dia mengatakan bahwa dia diancam dan disuap dalam usaha untuk menghentikan proyek pembyatan bukunya, tetapi setelah 9/11 ia akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pengungkapan profesi kehidupannya yang telah lampau.

Perkins, seorang mantan kepala bidang ekonomi di perusahaan konsultan Chas. T. Main, mengatakan bahwa ia pernah menjadi "Economic hit man" selama 10 rahun, membantu inteligent USA untuk memeras pemimpin negeri lain untuk melayani kepentingan luar negeri Amerika dan menawarkan kontrak-kontrak kepada bisnis-bisnis Amerika. " Economic Hit Man  (EHM) adalah para profesional yang di bayar mahal yang ditugaskan untuk mencurangi negara2 di dunia sampai triliunan dolar." Perkin mengungkapkan.

"Confessions of an Economic Hit Man" adalah sebuah kisah yang luar biasa, sebuah kisah yang berisi intrik-intrik, konspirasi dan kegelapan berpikir manusia, ucap John Le Carre, masalahnya buku ini adalah kisah nyata.

Perkin menyebutkan bahwa proyeksi ekonomi dalam bukunya di lakukan berdasarkan gaya Enron untuk memaksa pemerintahan asing untuk menerima pinjaman Milliaran dolar dari Bank Dunia dan institusi lain untuk membangun dam, airport, peralatan militer, dan infrastruktur lain yang ia ketahui negara2 tersebut tidak mampu membiayainya.

Pinjaman di berikan dengan kondisi konstruksi dan kontrak2 proyek itu diberikan kepada perusahaan Amerika. Kesepakatan-kesepakatan ini sangatlah lancar dengan menyuap para petinggi pemerintahan negara asing tersebut, tetapi adalah rakyat di negara tersebut yang harus membayarkan kembali pinjaman2 itu. Ketika pemerintahan itu tidak dapat membayarkannya, adalah suatu hal yang biasa dalam kasus ini, Amerika dan "tukang pukulnya" di Bank Dunia dan IMF akan masuk dan memasukan negeri tersebut dalam sebuah "perjanjian" mengikat, dengan mendiktekan kepada mereka dari Anggaran belanja negara tersebut dan bahkan sampai keputusan2 politiknya.

Perkin berkata " Ini adalah cara yang pintar sekaligus licik dari pemerintahan Amerika untuk mengembangkan kerajaannya dengan biaya Negara2 dunia ketiga.

Dan tahukah kamu Indonesia adalah salah satu contoh sukses misinya.

Untuk lebih jelasnya coba baca "Confessions of an Economic Hitman"

Sebuah rahasia Intel itu akan ada saatnya terungkap. Ia akan expired atau basi dalam kurun waktu tertentu.

Hal ini seperti kasus Pemecahan Kode Militer Enigma saat perang dunia II. Pasukan Sekutu berhasil memenangkan perang, salah satunya karena mereka sudah berhasil memecahkan mesin kode rahasia Jerman, Enigma. Dengan Pemecahan itu mereka bisa mengetahui informasi militer Jerman.

Dulu ketika perang berkecamuk, keberhasilan pemecahan kode ini adalah suatu hal yang sangat2 rahasia. Tapi jaman sekarang sudah diketahui oleh jutaan orang, dan sudah tidak menjadi relevan lagi

Intel pun mengetahui hal ini, maka mereka terus berusaha memperbaiki dan mengembangkan "konspirasi dan intrik" mereka. Bisa jadi apa yang John Perkins katakan adalah suatu konspirasi juga, kita tidak pernah bisa benar2 mempercayai seorang "bekas" Intel.

Tetapi ada suatu hal yang mengecewakan, sebenarnya kita dan rakyat Indonesia sudah banyak mengetahui mengenai kebobrokan IMF dan cara2 mereka ini sebelum Perkins meluncurkan bukunya. Mungkinkah ia meluncurkan buku ini lantaran ilmu di dalamnya sudah menjadi rahasia umum? Ataukah …. Hmmmm ….

Mungkin kita baru akan menemukan kebenaran itu 20-30 tahun mendatang, ketika semua itu sudah menjadi "basi" ….
atau mungkin juga tidak….

konspirasi… konspirasi….
Jangan-jangan banyak isu di sekitar kita hanyalah sebuah konspirasi baru, yang samar dan menerawang. Sementara pion2 rakyat dan mahasiswa terus digerakan dan dikorbankan…

Teruslah mencari ilmu, teruslah memperbaiki diri!!!! Dan jangan jadi pion baru !!

Sebuah paradigma baru (2)

Thursday, August 3rd, 2006

Postingku sebelumnya yang berjudul sebuah paradigma baru, adalah suatu bentuk puncak kekecewaan terhadap kondisi pemerintahan Indonesia, karena yang bisa membedakan sebuah negara dengan negara lain menurutku lebih condong terletak pada pemerintahannya.

Bagiku negara adalah pemerintahannya, karena pemerintahlah yang mengerakkan negara itu, baik atau buruk.
Ketika pemerintahannya bagus, maka alasan untuk mencintai sebuah negara akan lebih besar.

Tapi sudahlah… Itu adalah bentuk kekecewaanku, kamu boleh setuju atau tidak, itu ga masalah.

Tapi kita masih teman kan… KArena walau bagaimanapun aku bisa berkata, aku lebih mencintai keluarga, teman, dan sahabatku semua ketimbang  negara dengan pemerintahan seperti ini.

Anyways aku sudah bertekad untuk tidak mengkritik pemerintahan lagi setelah ini, tidak efektif berbicara kepada sesuatu yang sudah tertutup telinganya. Ibarat sebuah penyakit, penyakit ini udah akut stadium 4. Udah susah banget kalo mau diobatin.

Ibarat sebuah ember berisi tinta hitam. Jika kita beri setetes tinta putih kebenaran, ntar warna itu juga akan di lumat kehitaman tinta2 yang lain.

Bukannya ga bisa kita mengubah pemerintahan, idealisme yang mengatakan "Asal ada kemauan, maka ada jalan" memang akan selalu ada di hati ini. Cuma masalahnya Kita harus dibenturkan pada fakta bahwa usaha dan kemauan yang diperlukan untuk mengubah ini pemerintah memang sangat-sangat-sangat besar.

Alih-alih mau merubah pemerintahan menjadi bersih, malah kita yang ikut terbawa arus lingkaran setan itu…

Jadi kita harus mencari cara lain !!!
Harapan itu masih ada !!!
Demi umat manusia secara keseluruhan…

Kita mulai dari kecil dulu dari diri sendiri, ke lingkungan kita, kota, negara, hingga dunia scara keseluruhan

Kini satu2nya jalan untuk bangkit adalah melepaskan ketergantungan sebesar2nya terhadap pemerintah!!! Kalo kita berharap pada pemerintah, maka rakyat Indonesia tidak akan maju2

Insya Allah aku tidak hanya akan berbicara saja dengan idealisme yang meluap2 tanpa ada hasil.

Aku mempunyai sebuah "exit plan" yang kongkret bagi rakyat Indonesia . Aku akan menceritakan ideku ini secara gratis, karena memang itu fondasinya…

Aku tidak tahu apakah rencanaku ini akan berhasil atau tidak, tetapi setidaknya aku akan berusaha, dan aku akan berusaha untuk menang…

bersambung di "Ide-ide seorang Sal"

Hari yang …..

Tuesday, August 1st, 2006

Hari yang melelahkan…

Hari yang melelahkan…

Hari ini aku membuat tiang untuk menaikan sinyal warnet agar lebih baik lagi, cukup menyenangkan mengayunkan tangan untuk  memalu paku itu, apalagi di bawah terik matahari panjang…

Sore ini aku harus mencuci bajuku yang sudah menumpuk 4 ember…
Mencuci baju adalah olahraga yang menyenangkan, tapi aku sebenarnya tidak suka mencuci, tapi enah kenapa tanganku bergerak untuk mengambil, mencuci dan menjemur baju itu…

Kepala asrama menyuruhku untuk membereskan bajuku itu soalnya, heheheh hari yang menyenangkan…

MEnyenangkan….

Apalagi nanti malam aku akan naik ke atap gedung asrama untuk memasang tiang itu…. Kalau nanti aku jatuh,  tell my mom  I love her.  Tapi kalo ga, artinya masih ada waktu untuk berbakti pada ortu…

Hmm nanti malam aku juga harus ke Mall Depok untuk mengambil servisan hp…

Terus .. terus aku juga harus menginstall komputer orang,….

Terus .. terus aku harus mengantarkan monitor orang ntuk dibenarin…

Hehehe menyenangkan sekali hari ini….

Melelahkan = menyenangkan

semakin melelahkan semakin menyenangkan