Archive for November, 2006

Globalisasi dan hilangnya INdonesia

Thursday, November 30th, 2006

Sebelum waktuku tiba maka kuingin sebarkan ilmu bagi mereka yang mau…

Maukah engkau mendengarkanku ?? Maka duduklah yang manis di pojok kamar itu dan lihatlah…

Globalisasi dan hilangnya indonesia…

Sedih jika ku melihat apa yang terjadi, dan sedih melihat laju
perkembangan yang jika terus begini akan membawa kita ke sebuah jurang
kehancuran….

Mereka mengatakan padamu dan pada kawanmu dukunglah globalisasi dan
dukunglah karena ia akan membawamu menuju tempat-tempat yang indah.

Mereka berkata padamu Globalisasi akan menjadikan indonesia maju,
akan menjadikan indonesia dipenuhi barang-barang yang murah, akan
membawa modernisasi dimana2…

Dan kau berkata padanya… Aku akan mendukung globalisasi hingga darah terakhir yang meneter dalam nadiku…

Maka taukah kamu apa itu globalisasi, dan apakah itu globalisasi…

Mungkin mereka lupa memberitahukan padamu bahwa kemajuan indonesia
itu hanya akan dirasakan 1-5 % dari penduduk indonesia, dan selebihnya
menderita, bahwa barang-barang murah itu datang dari luar negeri, dan
barang dari dalam sudah tidak ada lagi, bahwa modernisasi itu membuat
ratusan juta orang di indonesia kehilangan pekerjaannya…

Bohong kamu berkata, itu tidak seperti yang diajarkan guruku waktu SMA…

Maka ketahuilah kawan bahwa tidak semua ilmu yang kau lihat, kau dengar, kau rasakan itu benar adanya…

Globalisasi pada awalnya akan terlihat menyenangkan, tiba-tiba
barang-barang dari luar negeri berhambur ke dalam negeri dengan harga
yang sangat murah, mengalahkan harga barang dalam negeri. Tiap rakyat
di negeri ini bersuka cita….

Hingga tiba saat itu…. "Maaf nak Bapak udah ga bisa nyekolahin ade
lagi, hasil pertanian Bapak merugi karena beras vietnam itu membuat
bapak tidak bisa menjual beras dengan untung "

"Maaf nak pesta ulang tahunmu di tunda dulu ya perusahaan bapak kerja bangkrut "

"Maaf nak … maaf nak … "

Apalah arti harga barang yang murah jika kita tidak mampu beli….

Tertawalah kalian orang-orang kaya yang tidak peduli, tertawalah di
atas penderitaan kami, demi harga BMW yang semakin murah anda
bersenang2 di atas air mata kami. Memang engkau tidak akan terbawa
kerasnya globalisasi, mereka yang korup, pejabat pemerintah yang korup
adalah mereka yang paling diuntungkan dari globalisasi ini… Tapi
engkau tidak tau apa yang kami alami…

Tibalah masa dimana segelintir manusia menghisap darah ribuan yang lain….

Negara-negara kaya akan dengan mudah mendoktrin negara miskin dan
korup seperti indonesia dengan adanya globalisasi, mereka dengan
kekayaannya bisa dengan mudah mematikan usaha orang-orang di indonesia.

Caranya simple, buat saja perusahaan yang besar seperti
carefoure(duitnya banyak), terus dengan semakin besarnya usaha semakin
efektifnya sebuah perusahaan, lalu setelah itu lakukan saja pemotongan
harga besar2 an. Paling dalam 6 bulan pasar-pasar tradisional akan mati
dengan sendirinya…

Dan kalian rakyat indonesia, egois kalo aku bilang mengapa anda
menjerit ketika anda dikenai musibah dan anda diam sambil mengatakan
"untung bukan aku" ketika yang lain terkena…

Kita harus bersatu, jangan mudah dinina bobokan dengan janji-janji
palsu, jeritlah ketika orang lain menjerit, bersatulah sebelum semuanya
terlambat…

Bahkan politik divide and conquer masih terus dijalankan, engkau
berkata betapa bodohnya rakyat dulu yang mudah tertipu oleh belanda
sementara engkau tidak melihat dirimu dalam lubang yang sama….

Bersatulah, berbuat baiklah, berprestasilah, katakan kita dan bukan
aku, lihatlah manusia di pinggir jalan sebagai saudara dan bukan
sebagai sampah….

Pelan-pelan bangsa kita di bawa oleh mereka yang seharusnya
melindungi kita ke dalam lubang dengan jalan keluar yang rumit….
Semakin cepat kita sadar, semakin mudah kita keluar…

Yang diperlukan hanya kepedulian dari kita untuk kita…
Ayolah
orang kaya mobil mewah, tur ke eropa, tas baru, baju baru tidak akan
membawa kebahagiaan apa pun, hanya kecemasan bahwa hal itu akan hilang
dikemudian hari….
Dan menolong orang miskin dan membantu mereka
itu lebih memberikan kebahagiaan bagimu jika kamu mau melihat arti
kebahagiaan sesungguhnya… Coba deh sekali, bakal ketagihan karena
membuatmu merasa

"Aku hidup di Dunia mempunyai suatu arti …. "

Andai ku Tahu

Thursday, November 30th, 2006

Dengan ini saya menobatkan ini sebagai
lagu terbaik pilihan Salman pada periode
tahun 2006

Andai Ku Tahu

Andai ku tahu kapan tiba ajalku
Ku akan memohon Tuhan tolong panjangkan
umurku
Andai ku tahu kapan tiba masaku
Ku akan memohon Tuhan jangan kau ambil
nyawaku

Aku takut akan semua dosa-dosaku
Aku takut dosa yang terus membayangiku
Andai ku tahu malaikat kan menjemputku
Izinkan aku mengucapkan kata tobat padamu

Aku takut akan semua dosa-dosaku
Aku takut dosa yang terus membayangiku
Ampunilah aku dari segala dosa-dosaku
Ampunilah aku menangis ku bertobat padamu

Aku manusia yang takut neraka
Namun aku juga tak pantas di Surga
Andai ku tahu kapan tiba ajalku
Izinkan aku mengucap kata tobat pada-Mu

Ciptaan Ungu

Suka sedih dengar ini lagu, soalnya
nyadar banyak dosa, hiks hiks tuhan
tolong ampuni aku….

Betapa mudahnya perempuan tertipu

Monday, November 27th, 2006

Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok.
Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya
tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena
dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan
rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan
pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah
(red:cowok).

Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa “SERIUS” dihadapan target (wanita). Apakah property “nebeng”? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan,
malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita
incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan
mendatangkan kesan ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).

Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX,
sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu
pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami. Mengapa kami
sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri
saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).

Pernikahan
yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara,
masih sering kami injak-injak. Apalagi status pacaran? Yang sama sekali
tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja
berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya.
Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang
kecil sampai yang besar.

Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma “Pacaran sebagai proses penjajakan” akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.

Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks (PMS), terawat dan terdidik.

Soal
kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami
telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat
mudah dikendalikan berdasarkan scenario “rasa pengertian” yang
kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin
kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.

Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak.
Usaha kami dalam berburu “kenikmatan” terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.

Usaha
kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian
ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak
menutupi ukuran “hardware” indahnya. Kulit target yang halus mulus
karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan
sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.
Luar biasa!!!

Usaha
kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar,
sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami
sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak
keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap
target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan
bahwa keindahan yang mereka miliki merupakan “harta berharga” yang
hanya akan disuguhkan kepada suami mereka nantinya.

Kenyataan yang menggembirakan adalah target “kokoh” semacam ini berjumlah sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target “empuk” yang banyak tersedia di sekitar kami.

Pada umumnya target menginginkan “keseriusan”.
Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami
manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan
bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan “Aku serius lho
sama kamu”, telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang
lebar dengan topik yang dipilih secara random. Ini trik yang paling
sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura
lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti
tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu
dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario,
cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya
melihat semangat tulus palsu kami.

Jika tujuan utama kami
yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu
kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau
sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini
saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena
99% target telah takluk pada level trik ini.

Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma “Pacaran adalah proses penjajakan” atau “Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal”.
Luar biasa!!!
Target
yang telah beranggapan bahwa “inilah jodohku”, dengan paradigma ini
kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk
memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan
yang kami tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru,
karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan
domisili.

Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang
sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang
lebih segar, maka skenario pelepasan diri dapat dijalankan
dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua
manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke
permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya
hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang
tua masing-masing pihak.

Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus
pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak
meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap
target-terget sebelumnya seperti sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena
target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa
membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin
merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya
upaya kami akan ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi
bahwa di dekat kami maka target merasa aman, nyaman, tenang,
tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di
dalam kepala target.
Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam
pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas
dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh
indah dunia ini, dipenuhi dengan target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.

“Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!”
Jika
terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka pemikiran seperti ini
juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan
hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super
tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah
waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target
seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu tentang
pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.

“Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!”.
Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP
(Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar
untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang
kami ingin bentuk adalah pendapat target bahwa kami adalah cowok yang
berbeda dengan cowok pada umumnya.

Jika Anda wanita
berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau
tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia
tanpa pemahaman yang jelas…
Maka Anda target kami berikutnya!!!

Wahai
wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius
terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata “Pak, saya
ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan
Rp…../bulan, dst”, sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin
menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata “Maukah kamu
jadi pacarku?”.

Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.
Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya.
Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan …

Tidak
ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis
tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti
jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka
tahu.
Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng”injak-injakan” atau pen”jaja”an.
Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!
Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!
Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal “main” kami bersama Anda!

Wallahua’lam bisshawab

Keikhlasan

Wednesday, November 22nd, 2006

Maka ingatkah kamu akan suatu masa
ketika islam masih jaya. Lalu pernahkah
engkau bertanya mengapa islam begitu
mudah diterima dan menjadi penuntun
hidup umat manusia…

Maka simaklah sebuah kisah yang
menyebabkan kita sadar akan apa yang
telah hilang dari diri kita agar kita
kembali…

Abu Bakar suatu ketika bertanya kepada
Aisyah, " Ya Aisyah katakan padaku apa
yang telah Rasulullah perbuat yang belum
aku perbuat." Maka Aisyah berkata, "
Rasulullah sewaktu masih hidup sering
memberi makan pada seorang perempuan tua
yahudi yang buta…

Maka beranjaklah Abu Bakar untuk menemui
perempuan tua itu…

Maka terkejutlah Abu Bakar karena
mengetahui bahwa perempuan tua itu
adalah orang yang sering menghina dan
mencaci maki Nabi SAW.

Ketika ia memberi makan Perempuan itu,
si perempuan itu terkejut. "Kenapa
makanan ini tidak seenak makanan pada
hari-hari yang lalu" katanya…

Maka berkatalah Abu Bakar dengan lirih,
"Orang yang biasa memberimu makan telah
meninggal dunia"

Lalu bertanyalah perempuan itu
" Siapakah dia yang biasa memberi makan
padaku itu ? "

Abu Bakar pun berkata " Dialah Nabi
Muhammad "

Maka dapatkah engkau menemui kunci
kebahagian dan kunci akhirat digabungkan
, maka ambillah dia kunci yang bernama
ikhlas itu…

Memang sulit mendapatkan kunci ini,
karena engkau mungkin tidak akan
mendapatkan balasan apa pun di dunia
ini, bahkan mungkin seperti rasul,
kebaikan dan keikhlasan kita terkadang
tidak dianggap orang, malah di salah
artikan bahkan kita dianggap orang yang
buruk.

Tapi dunia hanyalah dunia, dan adalah
akhirat bagi orang yang berilmu…

Maka padukan kunci keikhlasan dengan
kunci kesabaran, maka engkau akan
menemui kebahagian dalam setiap langkahmu…

Temanku bernama miftah pernah berkata,
orang yang ikhlas adalah orang yang
cenderung tidak mencari popularitas,
dimana ia tidak berbuat ini dan itu agar
ia menjadi orang yang terlihat…

Cinta Rasulullah

Thursday, November 9th, 2006

Untuk para sahabat sekalian, marilah sama-sama renungi cerita ini bersama-sama.

Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah
melalui kehidupan Rasul-Nya.

Pagi itu,walaupun langit telah mulai menguning,burung- burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan khutbah,

“Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka
taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian,Al Qur’an
dan sunnahku.Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak
orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku.”

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Saidina Abu Bakar as Siddiq menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Saidina Umar al-Khattab dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Saidina Usman bin Affan menghela nafas panjang dan Saidina Ali bin Abi Talib menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

“Rasulullah akan meninggalkan kita semua”, keluh hati semua sahabat kala itu.
Manusia tercinta itu hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Saidina Ali dan Saidina Fadhal dengan cepat menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu.

Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang didalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.
“Bolehkah saya masuk?” tanyanya.

Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam”, kata
Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan
bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”

“Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya”,
tutur Fatimah lembut.

Lalu,Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang
menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak
dikenang.

“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan
pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah,
Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak
ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap
di atas langit dunia menyambut roh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah
dengan suara yang amat lemah.

“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua
syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu” , kata Jibril.

Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh
kecemasan.

“Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” Tanya Jibril lagi.
“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”

“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman
kepadaku: ‘Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di
dalamnya’”, kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan roh
Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah berkeringat, urat-urat
lehernya menegang.

“Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini”. Perlahan Rasulullah mengaduh.
Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril
memalingkan muka.

“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.

“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal”, kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik,karena sakit yang tidak
tertahankan lagi.

“Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada umatku.”

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak
lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Saidina Ali segera
mendekatkan telinganya.

“Uusiikum bis salati, wa maa malakat aimanukum, peliharalah solat dan
peliharalah orang-orang lemah di antaramu.”

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling
berpelukan. Saidatina Fatimah az-Zahra’ menutupkan tangan di wajahnya, dan
Saidina Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang
mulai kebiruan.

“Ummatii, ummatii, ummatiii?” - “Umatku, umatku, umatku”

Dan,berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.
Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma solli ‘ala Muhammad wabaarik
wa salim ‘alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

semoga bermanfaat

dari myquran.org

Dan sejarah telah mengulang dirinya

Wednesday, November 8th, 2006

Dan sejarah telah mengulang dirinya

Pada abad 7, ketika Islam muncul. Terjadi pergejolakan besar di dunia yang diakibatkan oleh Perang besar dua buah negara adidaya, Persia vs Romawi. Di dataran paling rendah di bumi, Persia dikalahkan oleh Romawi yang menyebabkan kemunduran Persia dan pada akhirnya kejatuhannya. Romawi pun kembali bangkit, dan kembali menimbulkan kerusakan di bumi.
Dan Islam muncul untuk membebaskan penderitaan manusia, sedikit demi sedikit tanah-tanah berhasil dibebaskan, mesir, palestine, dll. Dan pada akhirnya sebuah kekuatan yang telah bertahan selama 1000 tahun hilang…

Kita telah lihat dan telah kita dengar berita mengenai keruntuhan Uni Soviet pada era 1990an yang mencengangkan seluruh Dunia, pada masa tidak seorang pun menyangka akan terjadi kejatuhan suatu kekuatan yang bergitu besar… layaknya Persia…

Lalu telah kita lihat pada zaman kita akan fenomena menarik yang kita lihat saat ini.

Kegagalan partai berkuasa di Amerika untuk mempertahankan kedudukannya akan menjadi suatu titik balik yang menarik.

Mari kita lihat beberapa fakta menarik di bawah ini :

1. Republik kalah mengakhiri dominasinya selama 12 tahun

2. Penjahat perang, Donald Rumsfeld menyatakan mundur setelah begitu ngotot mempertahankan kedudukannya.

3. Keith Ellison, Muslim pertama yang menjadi Anggota Kongres di Mineapolis. Dia menjadi seorang muslim ketika menjadi pelajar.

4. Kemungkinan besar penarikan pasukan-pasukan penjajah Amerika di bumi Irak.

Satu-satunya hal yang berhasil di capai Bush dan administrasinya adalah membangkitkan kebencian global dunia pada tindakan Amerika. Dia juga sedikit demi sedikit berhasil mempersatukan umat muslim dunia, untuk bersatu mengalahkan "common enemy" yaitu Amerika dan Israel.

Sejarah telah mengulangi dirinya sekarang aku bertanya padamu….

Apakah kamu ingin mengambil bagian dari saat paling menarik di dunia saat ini? Ataukah engkau akan tetap duduk di sana sambil tersenyum…

Islam pasti akan bangkit, itu sudah pasti, dan itu adalah janji Allah pada kita, sekarang masalahnya engkau ada disana sebagai seorang pemberani atau seorang pengecut…

Mari kita ambil peran, mari kita bangkit kembali.
Mari kita perbaiki diri , mari kita perbaiki masyarakat..

Mari kita bantu rakyat miskin, mari kita bergerak

Mari berpikir " KITA, KITA"
dan hentikan berpikir "SAYA, SAYA"

Kisah teladan ( Orang yang dijamin surga )

Sunday, November 5th, 2006

Assalamualaikum…

Begitu banyak kisah-kisah menarik jaman Nabi dan sahabat, yang mengisahkan begitu luar biasanya mereka.
Ketika jaman Islam berjaya…
Dan adalah indah jika kita mau mempelajarinya dan merasakan apa yang telah hilang dari kita sehingga kita bisa bangkit kembali ….

Dari Buku Berkas-berkas cahaya kenabian,
(kisah nyata)

Rasulullah SAW sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya. Tiba-tiba beliau berkata "Sekarang akan lewat dihadapan kalian lelaki ahli surga."

Muncullah tak lama kemudian lelaki dari Anshar dengan jenggot yang kusut karena air wudhu, tangan kirinya menenteng kedua sandalnya. Esoknya, Rasulullah saw mengatakan hal serupa, lalu muncullah lelaki itu seperti kali pertama. Pada hari ketiga, Nabi SAW mengatakan hal yang serupa, lalu lagi-lagi lelaki yang sama muncul seperti keadaannya pertama kali.

Tatkala Nabi SAW bangkit, Abdullah bin Umar r.a. mengikuti lelaki tadi (continued)